Skip to main content

Posts

TOP LIST Jenis Kepemilikan Usaha Ritel

Apakah anda akan mendirikan usaha mandiri? Atau Franchisee/waralaba? Ini yang harus anda ketahui. Ketika Anda memulai bisnis, sebaiknya Anda luangkan sedikit waktu untuk mengenali berbagai jenis struktur usaha ritel yang banyak diminati. Ada banyak sekali bentuk kepemilikan bisnis ritel bagi pengusaha pemula. Setiap model bisnis memiliki  daftar kelebihan dan kekurangan. Memilih jenis usaha ritel dimulai dari : mengapa Anda ingin memiliki bisnis, gaya hidup, keluarga, kepribadian, dan apa yang Anda jual, serta maukah Anda memiliki staf, dsb. Berikut adalah beberapa jenis kepemilikan usaha ritel beserta kelebihan, kekurangan dan sistem pendukungnya. Pengusaha Ritel Mandiri / Peritel Independen Pengusaha mandiri adalah usaha/perusahaan yang membangun bisnisnya dari bawah ke atas. Dari tahap perencanaan bisnis sampai hari pembukaan, pemilik ritel melakukan semuanya sendiri. Dia mungkin menyewa konsultan, staf dan pihak lain untuk membantu usaha bisnis. Peluangnya tak a...

5 TIPS Memilih Rak Minimarket Online

Membeli rak minimarket dan rak toko yang berkualitas dengan cara online, tentu membuat anda khawatir. Berikut kami berikan kiat-kiat dalam memilih rak yang bagus untuk toko minimarket Anda  secara online 1. Harga murah belum tentu mendapat rak yang berkualitas. Jika memungkinkan, carilah beberapa supplier untuk dibandingkan. Apa saja yang harus dibandingkan, diantaranya : Kualitas produksi dan ke-presisi-an produk Kualitas finishing cat Pembebanan setiap Shelf                                                              INGAT!! Nilai jangan hanya dari harga, tapi juga dari bonafiditas perusahaan dan kualitas barang 2. Sedapat mungkin bisa melihat contoh barangnya. Hal ini dapat anda siasati dengan mendatangi kantor/workshopnya, atau jika berbeda kota/pulau dengan suppliernya, Anda dapat mengunjungi salah satu t...

 10 Cara Mempertahankan Bisnis Toko Kelontong Yang Menguntungkan

Toko kelontong modern / minimarket seperti halnya sebuah labirin dengan 'keuntungan' adalah tujuan akhir kita. Konsep minimarket dipenuhi dengan berbagai strategi yang dirancang untuk membuat pelanggan berbelanja lebih dari apa yang mereka butuhkan dalam daftar belanja. Pada supermarket besar menargetkan pembeli untuk mencoba produk yang berbeda; Iklan, diskon, dan konsep penempatan produk di rak toko akan menarik pelanggan agar membeli lebih banyak. Dalam benak para pelanggan, mereka mungkin berpikir sedang mendapatkan harga dan penawaran yang bagus, tapi oleh manajemen toko, penawaran diskon akan selalu diluncurkan, terutama saat stok sedang melimpah. Karena satu-satunya tujuan toko adalah menjual, kita menggunakan trik untuk melakukannya, terkadang mengorbankan kualitas produk itu sendiri. Sistem Jangkar Umpan Sebuah produk dengan merk A mungkin lama berada di rak minimarket dengan flow rendah, sementara itu, merk B dengan kualitas tidak terlalu baik bergabu...

Bagaimana Menerapkan dan Mengelola Planogram Toko Kelontong / Minimarket

Planogram digunakan sebagai panduan staf toko / minimarket dalam perancangan display barang dagangan. Tujuannya adalah untuk menciptakan sebuah tampilan yang menarik bagi pelanggan dan memudahkan pelanggan untuk menemukan, membandingkan dan memilih produk secara efisien, sehingga akan meningkatkan penjualan. Selain itu, planogram memudahkan pemilik toko / manager toko dalam mengelola toko, karena setiap staf dapat membaca planogram untuk bekerja dengan rak dan penataan barang sehingga pemilik toko dapat menyelesaikan pekerjaan yang lain. Perusahaan ritel besar dan juga minimarket sekelas Alfamart dan Indomaret, mereka standart desain planogram mereka sendiri yang seragam pada setiap outletnya, sehingga display barang menjadi konsisten dan sama pada tiap tokonya. Toko / minimarket rumahan juga tidak ada salahnya  menggunakan planogram untuk merancang fitur display dengan cepat. Bagaimana Menerapkan Planogram Planogram adalah deskripsi visual, diagram atau gambar tata...

Cara Membuat dan Menggunakan Planogram Toko Kelontong Modern

Menata barang dagangan di toko dirasa penting dalam mempertahankan sebuah toko yang menguntungkan. Display dan penataan yang baik akan memudahkan anda dalam mengelola flow barang. Selain itu display yang rapi dan terprogram akan tampak lebih menarik bagi pelanggan. Seiring meningkatnya persaingan, para distributor dan pengusaha ritel menjadi lebih sadar akan pentingnya merchandising produk dengan benar. Kesadaran itu mengarah pada tampilan penjualan, perencanaan, dan alat pemasaran lainnya yang lebih baik. Untuk mewujudkan penataan yang baik dalam sebuah toko, kita butuh sebuah planogram. Apa itu planogram? Planogram adalah diagram visual, denah, sketsa, atau gambar, yang memberikan detail jumlah dan dimana setiap produk ditempakan di rak minimarket dalam sebuah toko untuk memaksimalkan penjualan. Planogram merupakan bagian dari rencana  visual merchandising. Skema ini tidak hanya menampilkan lokasi sebuah barang dikelompokkan di dalam tata letak toko tetapi juga menunjukk...

Toko Kelontong Modern Wajib Menggunakan SKU

Stock Keeping Unit (SKU) adalah kode unik yang berupa deretan angka dan huruf yang berisi informasi unik tentang sebuah produk yang dibuat oleh toko ritel untuk mengidentifikasi harga, pilihan produk, dan produsen barang dagangan. SKU digunakan untuk melacak inventaris di toko eceran. SKU sangat penting dalam membantu Anda mempertahankan bisnis ritel yang menguntungkan. Dengan menggunakan SKU, pengusaha ritel dapat melacak stok dan penjualannya melalui pelaporan terperinci. Biasanya, SKU dipecah menjadi klasifikasi dan kategori. Banyak pengecer menggunakan seri nomor berikutnya di SKU untuk mengelompok-kelompokkan produk untuk dianalisis. Sebagai contoh, 25-10xxx adalah oven gas dan 25-20xxx adalah oven listrik, seri nomor berikutnya mungkin indikator warna. Jadi, 25-1001x adalah oven putih dan 25-1002x adalah oven hitam, dsb. Perbedaan Antara SKU dan UPC Nomor SKU sering disamaartikan dengan istilah barcode atau juga dengan UPC. Padahal barcode dapat digunakan untuk SKU ata...

Mendongkrak Penjualan Toko Minimarket dengan Permen!

Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen menyukai permen, ada beberapa dari mereka yang sengaja memasukkan daftar permen ke dalam catatan belanja, dan ada juga yang tanpa rencana dan tanpa keberatan jika menambahkan permen dalam belanjaan mereka. Permen merupakan hal sepele namun tanpa kita sadari justru permen menjadi salah satu produk fast moving ketika kita ‘benar’ saat mendisplay beberapa produk permen. Menurut sebuah artikel di Shopper Marketing Magazine, 76% pembeli yang disurvei tidak senang dengan kekacauan di toko kelontong tradisional. Permen yang dipajang di rak toko biasa atau tampilan rak toko standart begitu membosankan. Terkadang para penggemar permen tidak suka jika harus membeli permen di lorong permen dari sebuah toko / minimarket. Kebanyakan pembeli berjalan pergi tanpa permen di keranjang belanja mereka atau menghindari lorong-lorong tersebut. Lantas bagaimana memajang sebuah produk permen sehingga bisa mendongkrak penjualan?  Mari kita inti...