Skip to main content

Posts

Showing posts with the label warung kelontong

Ayo dukung Warung Tetangga

Belanja di warung tetangga. Ya, kalimat ini pernah ramai diperbincangkan di berbagai media. Kalimat ini merupakan ajakan kepada kalayak ramai untuk kembali membudayakan berbelanja di warung tradisional milik tetangga, dengan tujuan meningkatkan pertumbuhan usaha kecil menengah. mm.. tunggu, tunggu! Apa yang membedakan antara “Warung Tetangga” dengan “Minimarket” ? bukankah minimarket juga milik perseorangan yang mungkin juga tetangga kitalah yang menjadi ownernya? Apakah kita tidak boleh belanja di “minimarket” milik tetangga yang dulunya juga warung kelontong dan sekarang sudah lebih maju? Baiklah.. mari kita bahas. Pertama, kita samakan dulu persepsi kita mengenai “Warung Tetangga”, “Bukan Warung Tetangga”dan “Minimarket”. “Warung Tetangga” adalah warung skala kecil, merupakan usaha rumahan, dan bersifat tradisional (tidak menggunakan sistem swalayan) yang sering disebut sebagai kios. Siapa saja yang dianggap bukan Warung Tetangga? Pada kalimat diatas, bukan termasuk W...