Skip to main content

Barang apa saja harus dipajang di meja kasir minimarket / toko kelontong?


Pernahkah Anda sadari benda apa yang biasanya dijual dan selalu berada dekat dengan kasir di minimarket atau juga supermarket? Memang biasanya terdapat beberapa benda seperti baterai atau obat, mainan, dan satu yang tidak pernah absen dan selalu ada adalah permen. Atas dasar apa barang-barang tersebut sengaja dipajang pemilik toko / minimarket di area kasir?

Kriteria Barang yang wajib dipajang di meja kasir

Ternyata ada sebuah alasan khusus mengapa permen, baterai, dan beberapa benda khusus lainnya  selalu diletakkan dalam posisi yang dekat dengan kasir. Dilansir dari Lifehack, terdapat sebuah gejala yang yang biasa dialami seseorang ketika berada di supermarket, minimarket, atau toko yaitu impulse buying. Perilaku ini sendiri pernah diteliti oleh seorang ekonom bernama Hawkins Stern dan memiliki arti sebagai perilaku seorang pembeli yang memilih dan membeli barang secara tiba-tiba bukan karena mereka membutuhkannya, tetapi hanya karena mereka tertarik dengan tampilan yang muncul. Tampilan ini dapat berupa kemasan atau penempatan dari produk tersebut.
Untuk mengetahui kriteria barang yang akan kita pajang di meja kasir, kita ambil contoh satu barang yaitu permen.  Permen merupakan salah satu makanan yang banyak disukai orang, namun tidak banyak orang yang pergi ke supermarket/minimarket hanya untuk mencari dan membeli permen saja. Itu alasan mengapa benda ini diletakkan di dekat kasir untuk memancing keinginan orang agar membelinya. Jadi kriteria yang pertama adalah 1.) bukan barang pokok, namun disukai banyak orang.
Harga permen yang cukup murah akan menarik pembeli yang sedang menunggu antrian untuk membelinya tanpa memikirkan uang yang akan mereka habiskan. Hal ini menjadi alasan pendorong seseorang membeli barang tersebut. Jadi kriteria yang kedua adalah 2.) harga barang murah. Dengan penempatan yang dekat kasir, harga murah, dan rasanya yang cukup disukai, maka akan semakin sulit bagi seseorang menolak dan menghindari untuk membeli sebungkus permen
Kriteria yang ketiga, selain barang yang disukai dan murah, meletakkan barang yang 3.) sangat dibutuhkan semua orang namun kadang terlupakan dari daftar belanja, seperti tisue basah, batu baterai, voucer pulsa, dan korek api dapat menimbulkan impulse buying kepada pembeli.
Kita ketahui bahwa sebagian besar pengunjung minimarket / toko kelontong adalah wanita terutama ibu rumah tangga, dan tidak menutup kemungkinan mereka membawa serta anak mereka, dan tentunya akan merasa jenuh jika harus ikut mengantri di meja kasir. Keadaan ini memberi peluang kepada pemilik minimarket / toko kelontong untuk memajang beberapa 4.) barang yang menarik bagi anak-anak, antara lain mainan dan jajanan anak dengan ukuran kecil di meja kasir.

Contoh barang apa saja yang wajib dipajang di meja kasir, antara lain :

  • Permen
  • Obat-obatan
  • Jajanan anak
  • Mainan anak
  • Tisue basah
  • Kondom
  • Minuman dingin
  • Batu baterai
  • Korek api
  • Gantungan kunci
  • Jarum / peniti
  • Bros wanita
Permen merupakan hal sepele namun tanpa kita sadari justru permen menjadi salah satu produk fast moving ketika kita ‘benar’ saat mendisplay beberapa produk permen._ MENDONGKRAK PENJUALAN TOKO MINIMARKET DENGAN PERMEN!

Sumber : Rizky Wahyu Permana. 2016. Mengapa permen berada di dekat meja kasir supermarket?.www.merdeka.com

Comments

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Menggunakan Planogram Toko Kelontong Modern

Menata barang dagangan di toko dirasa penting dalam mempertahankan sebuah toko yang menguntungkan. Display dan penataan yang baik akan memudahkan anda dalam mengelola flow barang. Selain itu display yang rapi dan terprogram akan tampak lebih menarik bagi pelanggan. Seiring meningkatnya persaingan, para distributor dan pengusaha ritel menjadi lebih sadar akan pentingnya merchandising produk dengan benar. Kesadaran itu mengarah pada tampilan penjualan, perencanaan, dan alat pemasaran lainnya yang lebih baik. Untuk mewujudkan penataan yang baik dalam sebuah toko, kita butuh sebuah planogram. Apa itu planogram? Planogram adalah diagram visual, denah, sketsa, atau gambar, yang memberikan detail jumlah dan dimana setiap produk ditempakan di rak minimarket dalam sebuah toko untuk memaksimalkan penjualan. Planogram merupakan bagian dari rencana  visual merchandising. Skema ini tidak hanya menampilkan lokasi sebuah barang dikelompokkan di dalam tata letak toko tetapi juga menunjukk...

Stock Opname Pada Retail Modern

Pengertian Stock Opname menurut tata pergudangan adalah kegiatan mendata fisik barang dengan cara mencocokan dengan stock pada system. Istilah stock opname bisa juga di sebut dengan istilah stock take. Proses ini biasanya melibatkan lokasi, rak, lot, gudang, serta barang dan jumlahnya. Stock opname dilakukan sebagai mekanisme dan kontrol terhadap arus masuk (in) dan keluar (out) barang, dimana proses ini akan dilakukan penghitungan stock secara fisik untuk dicocokkan dengan stock yang tercatat di dalam system.   Mengapa Melakukan Stock Opname Lakukan stock opname di toko, jika mempunyai salah satu alasan diantara beberapa alasan berikut : ingin membandingkan laporan tahun lalu atau periode yang lalu dengan laporan yang ada sekarang, m sehingga dapat mengetahui perkembangan usaha dari waktu ke waktu terjadi selisih antara laporan stock kartu dan jumlah akhir stock barang dengan jumlah barang sebenarnya sehingga akan tahu jika ada barang yang hilang. Membandingan j...

Contoh sistem FIFO, LIFO, AVCO, dan FEFO dalam flow barang dagangan

Mengatur keluar masuknya barang di toko kelontong adalah hal yang harus diperhatikan dan juga perlu dilakukan pencatatan dengan jelas seperti kita bahas pada artikel sebelumnya . Mengapa pencatatan ini penting, agar kita dapat mengetahui persediaan barang di rak gudang beserta harga yang berlaku. Dalam mengatur stok barang dagangan, kita mengenal beberapa sistem diantaranya FIFO, LIFO, FEFO, dan AVCO. Masing-masing sistem manajemen barang tersebut dapat diterapkan dengan model pencatatan Perpetual ataupun Periodik. Sebelum kita bahas bagaimana contoh sistem flow barang dagangan, akan sedikit kami jabarkan tentang sistem pencatatannya dalam akuntansi sederhana. Sistem pencatatan persediaan Perpetual mencatat persediaan barang dagangan dan harga pokok penjualan yang diperbarui terus-menerus pada setiap transaksi jual beli. Dalam sistem persediaan Periodik, persediaan barang dagangan dan harga pokok penjualan tidak diperbarui terus menerus. Sebaliknya pembelian dicatat pada ak...

8 Cara Mudah Menata Barang Di Gudang Sempit

Gudang Lebih Rapi dengan Rak Susun Siku (Slotted Angel) Ruang penyimpanan stok / gudang kadang kala menjadi masalah bagi toko atau rumah mungil yang memiliki lahan sempit. Sering kali kita hanya punya space ruangan dengan ukuran panjang 1-3 meter saja. Sehingga dalam pemilihan dan desain ruangan untuk gudang perlu kita siasati. Berikut beberapa cara mudah menata barang di gudang sempit : Pemilihan Ruang. Ruang untuk gudang sebaiknya berada di belakang area toko atau belakang rumah yang memiliki akses mudah untuk sirkulasi barang. Hindari menempatkan gudang di lantai atas karena akan sulit untuk sirkulasi barang yang keluar dan masuk. Lahan yang sempit dan ruang gudang dengan dimensi luas yang kecil dapat kita siasati dengan menambah tinggi ruang penyimpanan, yaitu menggunakan rak besi slotted angel yang mampu menahan beban hingga 240 kg / ambalan raknya. Ukuran tiap-tiap ambalannya Rak slotted angel mampu disesuaikan dengan ukuran barang yang kita simpan, dengan desa...

Meningkatkan Penjualan Toko dengan Layout Ala Indomaret

Luasnya toko tidak menjadi sebab pengunjung mau menghabiskan waktu untuk menjelajah isinya, berdasarkan penelitian di University College of London. Namun layout / tata letak rak gondola di toko lah yang membuat pembeli secara tidak sadar berkeliling di toko dan cenderung melakukan pembelian impulsif. Sebanyak 60 persen barang-barang yang dibeli pembeli, tidak masuk dalam daftar belanja si pembeli. Apa itu pembelian secara impulsif? Pembelian impulsif adalah kecenderungan konsumen untuk membeli secara spontan, tidak terencana, terburu-buru, dan didorong oleh emosional pembeli terhadap produk atau tergoda atas ajakan penjual melalui diskon, dsb. Salah satu yang paling berpengaruh dalam pembelian impulsive dalam minimarket adalah layout (tata letak). Layout toko mempengaruhi berapa lama konsumen tinggal di dalam toko, dan seberapa banyak item produk yang terlihat secara visual dan secara rute lalulintas konsumen. Pengaruh Layout terhadap pembelian impulsive berdasarkan penelitian...