Skip to main content

Kebutuhan Rak Untuk Toko Grosir Sembako


Toko grosir banyak diserbu pembeli karena biasanya dengan membeli di toko grosir harga yang kita dapat akan lebih murah. Tak hanya membeli baarang dalam jumlah banyak, beberapa toko grosir juga melayani penjualan secara eceran dengan harga miring. Sehingga tak ayal toko grosir menjadi pilihan konsumen saat berbelanja berbagai kebutuhan.
Penampakan toko grosir tradisional identik dengan toko yang penuh sesak dengan barang yang tertumpuk-tumpuk dalam kardus, berantakan, dan banyak barang dagangan yang berjatuhan karena tidak tertata dengan apik. Sedangkan toko grosir modern layaknya Woleshale terlihat begitu rapi, bersih dan mudah mencari barang, sehingga konsumen puas dengan pelayanan toko.
Apa yang menyebabkan kedua toko ini tampak berbeda?
 
  • Ada dan tidaknya Rak barang yang sesuai dengan karakteristik barang
  • Ada dan tidaknya manajemen stok barang
  • Desain dan layout toko
  • Perbedaan luas area, yang tentu juga berhubungan dengan modal.

  

Bagaimana menghadirkan toko grosir yang minim modal tetapi terlihat rapi dan mudah dalam pengelolaan barang?

Untuk menata barang pada toko grosir dibutuhkan beberapa unit rak yang sesuai dengan karakteristik toko grosir, yaitu toko sekaligus gudang. Kita harus mencari jenis rak serbaguna yang tak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga sebagai tempat display barang.

Beberapa rak yang harus dihadirkan untuk toko grosir antara lain :


Rak Gondola shelving



Rak gondola shelving merupakan rak minimarket/supermarket yang tersusun dari rak starting dan rak ekstension / adjointing.



Menurut jumlah hadap dan penempatannya, rak gondola shelving terdiri dari:
  1. Wall rak, adalah rak gondola singgle yang ditempatkan menempel dengan dinding toko.
  1. Island rak, adalah rak gondola double yang ditempatkan di tengah toko, dan memiliki fungsi yang sama dengan wall rack. Island rack biasanya terdiri dari rak double dan rak end cap.
  1. Rak End Cap, adalah Rak End Gondola merupakan rak penutup samping dari gondola double yang berupa rak single dengan panjang yang disesuaikan dengan kedalaman rak double yang ditutupinya .
  1. Corner Rak, adalah rak gondola yang ditempatkan di sudut ruangan, dan bersambungan dengan wall rak
Rak gondola untuk toko grosir sebaiknya menggunakan rak dengan spesifikasi untuk supermarket, karena baik dari ukuran maupun kekuatannya lebih besar dibandingkan dengan spesifikasi standar minimarket.
Manfaat menghadirkan rak gondola shelving diantaranya dapat digunakan untuk menata produk grosir berukuran kecil, beras kemasan hingga 100kg, gallon air, dan juga produk kemasan karton. Sedangkan produk grosir dalam ukuran kecil dapat dibantu dengan menghadirkan shelving wire  pembatas

Rak gudang serbaguna

Rak gudang merupakan rak susun serbaguna yang memiliki spesifikasi khusus sehingga mampu menahan beban barang. Berdasarkan kekuatan beban yang mampu ditopang tiap ambalannya, rak serbaguna untuk toko grosir adalah
  1. Rak Gudang Medium Duty, merupakan kategori rak yang cocok untuk sistem penyimpanan boks berukuran sedang. Lazimnya kategori ini memiliki rak dengan sistem yang bisa diatur (adjustable) dan berkapasitas hingga 1.200 kg per level.
  2. Rak Gudang Light Duty, berguna untuk penyimpanan barang-barang berukuran kecil (kurang dari 400 kg/level). Jenis rak yang biasanya dibangun tanpa baut ini sangat mudah disesuaikan pada level apapun.
Kelebihan rak gudang dibandingkan dengan rak susun yang lain diantaranya ambalan pada rak dapat diatur ketinggiannya sehingga dapat disesuaikan dengan ukuran barang. Selain itu, proses produksi rak gudang telah didesain untuk menyimpan stok barang berat/ringan dan mudah saat proses menyimpan, mengambil, dan mencatat.
Dengan menyimpan stok/display barang grosir dalam rak gudang, maka mutu produk akan lebih terjaga, tidak ada lagi rusak kemasan karena ditumpuk terlalu banyak, atau lepas pengawasan karena tertutup tumpukan barang yang tinggi. Mengapa rak gudang perlu dihadirkan? dapat dibaca disini


Untuk memudahkan Anda menentukan spesifikasi rak gudang dan rak display yang sesuai untuk toko grosir Anda, dapat langsung berkonsultasi dengan kami disini atau melalui WA 087875085602 (Fenny). Sentra Rak yang merupakan anak dari PT. Marmon Indonesia, terpecaya memproduksi rak minimarket, supermarket, hypermarket berkulitas dengan standart QC tinggi. Sentra Rak telah dipercaya  beberapa perusahaan ritel besar di Indonesia untuk pengadaan rak display dan gudang mereka. Klien kami diantaranya Carefour, Transmart, Hypermart, Foodmart, Boston, dll. Desain dan warna rak dapat dipesan custom sesuai permintaan dan kebutuhan Anda.

Comments

  1. Penggunaan rak saat ini sangatlah massive dan dibutuhkan. Salah satunya adalah toko grosir yang menggunakan software grosir. Salah satu langkah yang sangat relevan adalah penggunaan software toko grosir. Penggunaan software toko grosir atau teknologi mengenai toko adalah salah satu langkah yang sangat baik. Hal ini dikarenakan perkembangan yang pesat hingga saat ini memaksa seluruh kegiatan dilakukan dengan teknologi.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Membuat dan Menggunakan Planogram Toko Kelontong Modern

Menata barang dagangan di toko dirasa penting dalam mempertahankan sebuah toko yang menguntungkan. Display dan penataan yang baik akan memudahkan anda dalam mengelola flow barang. Selain itu display yang rapi dan terprogram akan tampak lebih menarik bagi pelanggan. Seiring meningkatnya persaingan, para distributor dan pengusaha ritel menjadi lebih sadar akan pentingnya merchandising produk dengan benar. Kesadaran itu mengarah pada tampilan penjualan, perencanaan, dan alat pemasaran lainnya yang lebih baik. Untuk mewujudkan penataan yang baik dalam sebuah toko, kita butuh sebuah planogram. Apa itu planogram? Planogram adalah diagram visual, denah, sketsa, atau gambar, yang memberikan detail jumlah dan dimana setiap produk ditempakan di rak minimarket dalam sebuah toko untuk memaksimalkan penjualan. Planogram merupakan bagian dari rencana  visual merchandising. Skema ini tidak hanya menampilkan lokasi sebuah barang dikelompokkan di dalam tata letak toko tetapi juga menunjukk...

Stock Opname Pada Retail Modern

Pengertian Stock Opname menurut tata pergudangan adalah kegiatan mendata fisik barang dengan cara mencocokan dengan stock pada system. Istilah stock opname bisa juga di sebut dengan istilah stock take. Proses ini biasanya melibatkan lokasi, rak, lot, gudang, serta barang dan jumlahnya. Stock opname dilakukan sebagai mekanisme dan kontrol terhadap arus masuk (in) dan keluar (out) barang, dimana proses ini akan dilakukan penghitungan stock secara fisik untuk dicocokkan dengan stock yang tercatat di dalam system.   Mengapa Melakukan Stock Opname Lakukan stock opname di toko, jika mempunyai salah satu alasan diantara beberapa alasan berikut : ingin membandingkan laporan tahun lalu atau periode yang lalu dengan laporan yang ada sekarang, m sehingga dapat mengetahui perkembangan usaha dari waktu ke waktu terjadi selisih antara laporan stock kartu dan jumlah akhir stock barang dengan jumlah barang sebenarnya sehingga akan tahu jika ada barang yang hilang. Membandingan j...

Contoh sistem FIFO, LIFO, AVCO, dan FEFO dalam flow barang dagangan

Mengatur keluar masuknya barang di toko kelontong adalah hal yang harus diperhatikan dan juga perlu dilakukan pencatatan dengan jelas seperti kita bahas pada artikel sebelumnya . Mengapa pencatatan ini penting, agar kita dapat mengetahui persediaan barang di rak gudang beserta harga yang berlaku. Dalam mengatur stok barang dagangan, kita mengenal beberapa sistem diantaranya FIFO, LIFO, FEFO, dan AVCO. Masing-masing sistem manajemen barang tersebut dapat diterapkan dengan model pencatatan Perpetual ataupun Periodik. Sebelum kita bahas bagaimana contoh sistem flow barang dagangan, akan sedikit kami jabarkan tentang sistem pencatatannya dalam akuntansi sederhana. Sistem pencatatan persediaan Perpetual mencatat persediaan barang dagangan dan harga pokok penjualan yang diperbarui terus-menerus pada setiap transaksi jual beli. Dalam sistem persediaan Periodik, persediaan barang dagangan dan harga pokok penjualan tidak diperbarui terus menerus. Sebaliknya pembelian dicatat pada ak...

8 Cara Mudah Menata Barang Di Gudang Sempit

Gudang Lebih Rapi dengan Rak Susun Siku (Slotted Angel) Ruang penyimpanan stok / gudang kadang kala menjadi masalah bagi toko atau rumah mungil yang memiliki lahan sempit. Sering kali kita hanya punya space ruangan dengan ukuran panjang 1-3 meter saja. Sehingga dalam pemilihan dan desain ruangan untuk gudang perlu kita siasati. Berikut beberapa cara mudah menata barang di gudang sempit : Pemilihan Ruang. Ruang untuk gudang sebaiknya berada di belakang area toko atau belakang rumah yang memiliki akses mudah untuk sirkulasi barang. Hindari menempatkan gudang di lantai atas karena akan sulit untuk sirkulasi barang yang keluar dan masuk. Lahan yang sempit dan ruang gudang dengan dimensi luas yang kecil dapat kita siasati dengan menambah tinggi ruang penyimpanan, yaitu menggunakan rak besi slotted angel yang mampu menahan beban hingga 240 kg / ambalan raknya. Ukuran tiap-tiap ambalannya Rak slotted angel mampu disesuaikan dengan ukuran barang yang kita simpan, dengan desa...

Meningkatkan Penjualan Toko dengan Layout Ala Indomaret

Luasnya toko tidak menjadi sebab pengunjung mau menghabiskan waktu untuk menjelajah isinya, berdasarkan penelitian di University College of London. Namun layout / tata letak rak gondola di toko lah yang membuat pembeli secara tidak sadar berkeliling di toko dan cenderung melakukan pembelian impulsif. Sebanyak 60 persen barang-barang yang dibeli pembeli, tidak masuk dalam daftar belanja si pembeli. Apa itu pembelian secara impulsif? Pembelian impulsif adalah kecenderungan konsumen untuk membeli secara spontan, tidak terencana, terburu-buru, dan didorong oleh emosional pembeli terhadap produk atau tergoda atas ajakan penjual melalui diskon, dsb. Salah satu yang paling berpengaruh dalam pembelian impulsive dalam minimarket adalah layout (tata letak). Layout toko mempengaruhi berapa lama konsumen tinggal di dalam toko, dan seberapa banyak item produk yang terlihat secara visual dan secara rute lalulintas konsumen. Pengaruh Layout terhadap pembelian impulsive berdasarkan penelitian...